Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Tuesday, May 15, 2012

Tausiah Ustadz Yusuf Mansur (Wajib Baca)

Bagian I:

Ass. Skdr sharing. 1 saat sy mndapati haafid&kun maen game naruto. Buat sy, ini mslh. Aplg dikasih taunya sama tamu. Sy mksh banget dah dikasih tau. Trutama dampaknya. Aih mksd hati mmbiasakan anak2 dg komputer, IT, dll. Namun kmudian kecolongan jg. Tp kmudian sy mengambil sikap ga gelisah. Sy coba menenangkan pikiran, &brsiap2 menempuh jalur shalawat&doa. Sy pikir, sy mau mengkhususkan shlwt&doa di ursn ini. 1000 shlwt sy geber. Untuk mmprkuat, sy broadcast via twitter @yusuf_mansur, ajakan bershalawat buat followers. Jumlah buat followers sy bikin 100 sj. Spy tdk mmberatkan.

Sy blg ke followers, yuk, ikutan? Sy mo bc shlwt, 100x, lalu brdoa buat anak2 sy. Yg mau ikutan, silahkan bc&doanya silahkan buat ursn msng2. Smbl tdk lupa sy menghimbau u/ mendokan jg yg lain: kwn2nya, sdr2nya, negaranya, bangsanya. Gitu. Bismillaah, sy mmulai shjlwt&doa. Sbgm keyakinan bs mengubah arah angin, menunda hujan, menggiring awan, seyakin itu sy coba hadirkan keyakinan yg sama, bhw dg shlwt&doa, anak2 sy BISA DIBUAT TIDAK DOYAN Naruto dan games sebangsanya. Subhaanallaah, mdh2an bkn bikinan syetan, sbb syetan jg mampu mmbuat doa “dikabul” lalu mmbuat qt lengah, sombong, &takabbur.

Alhamdulillaah Haafid, Kun, ga doyan lg sama sekali games tsb. &kami msh bs buka program computer for kids di rumah. Slanjutnya, sy & istri, bw shalat kalo ada apa2. Trmasuk ga kepengen makannya anak2, dibw shlwt, doa, &shlt. Jg sedekah khusus. Hati, pikiran, gerak anak, Allah jg Kuasa thd mereka. Thd matahari&bulan sj Allah sanggup, apalagi thd hati, pikiran &gerak anak2. Subhaanallaah. Sooo, jika para ortu kemudian ada kekhawatiran akan perilaku anak, baik yg baru menunjukkan gejala&atau yg udah menyimpang. Bnyk2 bcr dari hati ke hati sama Allah yg sdh menciptakan anak kita, &menitipkannya kpd kita. Sehebat2nya kita menjaga anak kita, siapa juga yg sanggup menjaganya 24 jam? Lagian, kalau kita banyak omong, anak2 cenderung melawan. (Bersambung/don’t reply).


Bagian II:

sekali lg, sehebat apapun perlindungan, penjagaan, proteksi kita thd anak kita, siapa pula yg mampu 24 jam mengawasi? Sehebat apapun kita kemudian mengajarkan anak kita, trmasuk ketika dititip ke pesantren yg notabene, 24 jam pengawasan, pun ada lengahnya, ada cacatnya sistem pengawasan dan pengajaran. Maka sebaik2nya penyempurna ikhtiar kita, ya Allah. Tuangkan di atas sajadah segala kekhawatiran kita ttg anak2 kita, dan apa yg diinginkan oleh kita untuk anak2 kita. Jgn lupa, yg adil sama anak. Perhatikan juga haknya tumbuh sbg anak, dan remaja.

Subhaanallaah. Dg demikian, entenglah hati saya, legalah perasaan saya. Manakala saya menyadari bhw Allah Maha Kuasa dan Maha Mendengar sgl keluhan kita, trmasuk ttg anak2 kita. Banyak2 minta ampun jg sama Allah, dari sgl kekurangan dan kesalahan kita sbg orang tua. Barusan tadi, barusan banget, wirda lapor, haafid susah banget ngaji. Kabur2an melulu. Wirda blg, doain Pah… Nah, ini. Cakep banget. Saya tdk diminta wirda ngejar haafidz. Sbb dipastikan anak kita lbh pintar. Akhirnya tar kesel. Kesel dua2nya. Kita kesel, anak nangis. Dan ngaji? Ga enjoy. Maka saya minta wirda ngasih tau mamahnya (istri saya), qumii, kun, dan ust arifin gurunya, agar duduk tenang baca shalawat 10-100x. Trus doa. Kemudian baru deh panggil haafidz.

Lagi2 ajaib. Haafidz seperti ada yg mbimbing. Haafidz kemudian duduk sila bergabung. Subhaanallaah…!!! Saya, kami, kagum sama Kebesaran Allah, dan kemuliaan Nabi Muhammad yg dipakaikan kemuliaan dari Allah. Yaaah, akhirnya saya brpesan kpd orang2 tua, agar bnr2 luangkan wkt u/ bersepi2 sama Allah, shalat, doa yg khusus, yg khusyu’, penuh ngeri, penuh harap, penuh iba di hadapan Allah, ttg anak2 kita. Alhamdulillaah pelajaran ini Allah yg berikan. Maaf ya, bkn tanpa ikhtiar loh. Tp lbh mementingkan bhw doa, shalat, shalawat, sedekah, adalah campuran kombinasi yg tramat penting, yg ngalahin segala metode, trutama dlm mendidik anak.


Bagian III:

Banyak bacot, banyak usaha, ga akan juga membuahkan hasil, jika lepas dari Allah. Asli. Utamanya dalam urusan yg sdg diomongkan ini, urusan anak. Saya sharing, sbb saya yakin, bnyk orang tua yg ngadepin persoalan yg sama dg kami. He he, padahal mungkin saya dan istri doangan yg ngadepin persoalan anak. Yah, sederhana, mulai dari anak males bangun, males mandi, males baca, males belajar, tidur susah, bangun susah. Shalat susah, ngaji susah. Ampe makan susah. Training ini training itu diikuti oleh ayah ibu muda, eh, anak blm sempat gede, dia udah cerai duluan, he he he. Maaf ya.

Orang2 tua zaman dulu, banyak nangisnya di hadapan Allah. Mereka banyak puasanya u/ kita. Mereka banyak shalat malamnya, banyak doanya. Mereka pun suka ngadain sedekah u/ kita, baik kita tau, maupun diem2. Kadang lsg berhasil, kadang kemudian si anak ya dpt hidayah di perjalanan sang anak. Itu asbab dari kegigihan orang bribadah dan berdoa sama Allah.

Adalah ibu aniek anggawi, ortu dari habib, fahmi, namira, yg mempesona saya. 3 anak ini subhaanallaah, begitu luar biasa kesadarannya. Seperti hatinya itu udah dibuat tunduk oleh Allah u/ kedua orang tuanya. Tanpa lelah, tanpa susah payah, tanpa macem2 teori, 3 anak ini kelar khatam Qur’an 30 juz di usia belia. Kurang dari 13th. Rahasianya ketika ditanya, semua ini ustadz, katanya, Allah yg menggerakkan. Tidak ada yg kami lakukan, nyaris, kecuali minta sama Allah. Allah kemudian yg menggerakkan hati anak2 kami dan memproteknya dari segala hal yg negatif. Kami cuma bisa minta sama Allah, doa, dan pasrah. Dan memang, saya malu. Amalannya ibu aniek anggawi dan pak anggawi asal Bali ini luar biasa. Jam 02 dinihari udah bangun untuk anak2nya. Sementara, mereka ttp berdagang. Subhaanallaah… Saya kalo ngobrol sama mereka, kenceng banget u/ duduk, munajat sama Allah, buat anak2 saya, dan santri2 yg dititipkan oleh Allah. Mungkin semua berproses. Namun satu yg kudu kita yakini, proses itu akan sampe. Akan dikabul. (Bersambung).


Bagian IV:

Saya ingin mengakhiri sharing saya, dg mengatakan, bhw kita ga usah khawatir dg kelakuan, nasib, perbuatan, anak2 kita. Pertama, mereka brproses. Dari maen, sampe belajar ttg kehidupan. Hidup mereka pun mungkin akan berwarna seperti kita, bukan hitam putih saja. Tapi ada merah, abu2, kuning, dll.

Kadang anak kita mungkin nanti akan tersesat, dsb. Kenapa kita ga usah khawatir? Dan kpn? Yakni saat saudara, saya, kita semua, sbg ayah, sbg ibu, bisa memastikan bhw kita bnr2 merapat kpd Allah. Seraya memastikan bhw makanan u/ anak2 kita adalah halal. Plus barangkali uswatun hasanah saat kita udah jadi ayah dan ibu ini.

MasyaAllah malu saya bcr ini. Malu. Tp saya hrs bcr. Agar diri saya jg insyaf. Bangun malam, shubuh berjamaah, dll., yg walopun anak kita ga liat, namun energinya nyampe. Dan satu lagi, kapan kita harus khawatir? Thd nasib anak2 kita, kelakuan anak2 kita? Yakni manakala kita mendapati diri kita ga berdoa sepenuh hati, ga bershalawat, ga shalat sunnah hajat khusus, ga tahajjud, dan ga mendoakan anak2 kita. Saat kita putus dari hubungan dg Allah, yang menciptakan anak kita dan menitipkannya, maka habislah kita, dan kemungkinan habis pula anak2 kita. Saya sering katakan kpd para walisantri di pesantren, bhw kewajiban yg begini gini, ga selesai dg sdh menyerahkan urusan pendidikan dan akhlak anak ke pesantren. Seraya saya berpesan sangat kpd pimpinan2 pesantren dan guru2 di pesantren saya khususnya, agar melakukan hal yg sama, u/ anak2 para walisantri yg dititipkan ke pundak semua pimpinan dan guru. MasyaAllah dah.

Ok, udah maghrib. Silahkan ringankan ayunan langkah ke masjid Allah. Di masjid-Nya, Allah menunggu kita mengadu. Bukan hanya ttg anak2 kita, tapi jg mengadu u/ segala urusan kita. Selamat menunaikan ibadah shalat maghrib berjamaah. Mdh2an isya bisa berjamaah, shubuh berjamaah, &seterusnya berjamaah. Doa khss, shlwtt khss, tambahin jg shlt2 sunnah khss, u/ mengawal doa2 khss qt u/ anak2 kita. Titip doa u/ saling mndoakan. (Yusuf Mansur).

Teruskan membaca..

Friday, May 11, 2012

Musibah Dunia Ketika ALLAH Murka

       Apa kabar sahabat blogger? mudah-mudahan ALLAH SWT selalu memberikan kita kesehatan dan ketenangan dalam hidup ini. kali ini uzumaki_popey mau berbagi sesuatu yang berguna di dunia dan akhirat, seperti yang telah kita ketahui akhir-akhir ini banyak terjadi musibah, bencana, pembunuhan dan berbagai macam kejadian yang bikin manusia takut. sebetulnya bukan dengan kejadian-kejadian itu kita takut, tapi kita mesti sadar dengan apa yang kita kerjakan dalam kehidupan kita sehari-hari.

       Ketika adzan berkumandang, sahabat asyik buka laptop, ketika azdan asyik dengan kerjaan, dagang, maen dan lain sebagainya. yang member kita rizki siapa? yang member kita nafas siapa? yang member kita uang siapa? pasti sahabat berfikir Pekerjaan lah yang member uang, dagang yang membuat punya uang?? iya kan?? bukan…semuanya itu hanya syareat saja. akan tetapi semua yang kita punya dan dapatkan adalah dari ALLAH SWT.
mari kita pelajari Q.S. At-Taubah : 24

Katakanlah: "Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA". dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.(Q.S. At-Taubah : 24)


       Dalam ayat di atas ALLAH menjelaskan agar kita tidak sibuk dengan urusan-urusan dunia, kita harus mengutamakan ALLAH. minimal ketika kita lagi kerja terus adzan, kita pause dulu kerjaan, kita tinggalkan dulu dagang, kita tinggal dulu laptop untuk shalat. apabila sahabat terus mengutamakan Dunia maka aka nada 3 hadiah :

  • Sibuk Tiada Henti
  • Kurang Tiada Cukup
  • Rugi tiada Untung (ustadz Yusuf_Mansur)

Kalau hadiah di atas ada di diri sahabat, berarti kita mesti cepet-cepet benerin shalat dan mengutamakan ALLAH. kalau masih tidak mengutamakan ALLAH maka hadiah nya lagi akan seperti video di bawah ini :




Gimana?? Masih sibuk dengan dunia sahabat atau mau cepet2 benerin sholat dan banyak ibadah?? terserah pada kalian deh..hehehehe..
jangan lupa koment yaw...


Teruskan membaca..

Wednesday, March 14, 2012

ღ"KUNCI-KUNCI RIZKI "ღ

Di antara hal yang menyibukkan hati manusia adalah mencari rizki. Tidak sedikit dari kalangan manusia ini yang mencari rizki dengan cara yang diharamkan Allah. Baik dari golongan tingkat atas maupun tingkat paling bawah, baik oleh pejabatnya maupun oleh buruh sekalipun.Mereka tidak lagi peduli terhadap larangan Allah dan Rasul-Nya r, Mereka tidak lagi bisa membedakan mana yang halal dan mana yang haram karena akal sehatnya sudah tak dapat lagi berfungsi lantaran rakusnya terhadap dunia dan lupa terhadap Allah Ar Razzaaq. 


Kita dapat menyaksikan dengan mata kepala kita sendiri, banyak dari kaum muslimin mendatangi tempat-tempat yang haram dikunjungi seperti dukun-dukun, paranormal, orang pintar atau apa saja sebutan mereka yang mengaku mengetahui perkara yang ghaib. Mereka meminta melalui perantaraan orang orang yang dianggap bisa mengeluarkan mereka dari musibah dan mereka juga memohon pertolongan untuk mengetahui urusan yang ghaib. Dan ketahuilah, bahwa rizki adalah salah satu dari perkara yang ghaib itu. Adalah suatu kewajiban bagi kita untuk bertawakkal kepada Allah yang telah menciptakan dan menanggung rizki semua makhluk-Nya. Dan sudah keharusan bagi kita untuk mengembalikan semua perkara yang ghaib itu kepada Allah saja. Allah dan Rasul-Nya r telah memerintahkan kita untuk mencari rizki yang halal dan baik, yang tentunya dengan cara berusaha yang halal dan baik pula. Namun disamping itu Allah dan Rasul-Nya r memberi jalan kepada kita dengan dibukanya kunci-kunci rizki yang tentu saja tanpa meninggalkan kasab (usaha). Kita akan bertanya dimanakah letak kunci-kunci rizki tersebut? Inilah 10 kunci-kunci rizki yang dikhabarkan kepada kita oleh Allah dan Rasul-Nya r : 

1. Istighfar dan Taubat Nabi Nuh u berkata kepada kaumnya : "Maka aku katakan kepada mereka, mohon ampunlah kepada Rabb-mu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) sungai-sungai". (QS Nuh : 10-12) 

2. Taqwa Fiman Allah : "Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya". (QS. Ath-Thalaq : 2-3) 

3. Bertawakkal (berserah diri) kepada Allah Rasulullah r bersabda : "Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi dengan perut lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang". (HSR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnul Mubarak, Ibnu Hibban, Al Hakim, Al Qudha’i dan Al Baghawi dari ‘Umar bin Khaththab t) 

4. Beribadah sepenuhnya kepada Allah semata Rasulullah r bersabda : "Sesungguhnya Allah berfirman : "Wahai anak Adam, beribadahlah sepenuhnya kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku penuhi kebutuhanmu. (Dan) jika kalian tidak melakukannya, niscaya Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan dan tidak Aku penuhi kebutuhanmu". (HSR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Abu Hurairah t) 

5. Menjalankan Haji dan Umrah Rasulullah r bersabda : "Kerjakanlah haji dengan umrah atau sebaliknya. Karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa sebagaimana api dapat menghilangkan kotoran (karat) besi." (HSR Nasa’i. Hadits ini shahih menurut Imam Al Albani. Lihat Shahih Sunan Nasa’i.) 

6. Silaturrahim (menyambung tali kekerabatan yang masih ada hubungan nasab) Rasulullah r bersabda : "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturrahim" (HSR. Bukhari) 

7. Berinfak dijalan Allah Allah berfirman : "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya. Dialah sebaik-baiknya Pemberi rizki". (QS. Saba : 39) 

8. Memberi nafkah kepada orang yang menuntut ilmu Anas bin Malik t berkata : "Dulu ada dua orang bersaudara pada masa Rasulullah r. Salah seorang mendatangi (menuntut ilmu) pada Rasulullah r, sedangkan yang lainnya bekerja. Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu kepada Rasulullah r (lantaran ia memberi nafkah kepada saudaranya itu), maka Beliau r bersabda : "Mudah-Mudahan engkau diberi rizki dengan sebab dia". (HSR.Tirmidzi dan Al Hakim, Lihat Shahih Sunan Tirmidzi) 

9. Berbuat baik kepada orang-orang lemah Mush’ab bin Sa’d t berkata, bahwasanya Sa’d merasa dirinya memiliki kelebihan daripada orang lain. Maka Rasulullah r bersabda : "Bukankah kalian ditolong dan diberi rizki lantaran orang-orang lemah diantara kalian?". (HSR. Bukhari) 

10. Hijrah dijalan Allah Allah berfirman : "Barangsiapa berhijrah dijalan Allah, niscaya mereka akan mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak". (QS. An Nisa : 100) 

Demikianlah beberapa kunci-kunci rizki dalam Islam yang memang sudah selayaknya seorang muslim untuk yakin terhadap apa yang difirmankan Allah dan apa yang disabdakan Rasul-Nya supaya kita tidak terjerumus kedalam I’tiqad (keyakinan), perkataan dan perbuatan yang bathil. Semoga manfaat sebagai Renungan buat kita semua.... yang benar haq semua datang-Nya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,Yang kurang dan khilaf mohon sangat dimaafkan... ’’Akhirul qalam “Wa tawasau bi al-haq Watawa saubil shabr “.Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala . senantiasa menunjukkan kita pada sesuatu yang di Ridhai dan di Cintai-Nya..Aamiin Allahuma AAmiin Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada segenap keluarga, shahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan baik sampai akhir zaman nanti. Wallahu A’lam
Teruskan membaca..

Friday, December 30, 2011

Matematika Sedekah

Buat Saudara yang ikut KuliahOnline di wisatahati.com, dan sudah mengikuti Kuliah Dasar Tauhid, pembahasan ini sudah ga asing. Juga buat Saudara yang mengikuti Kuliah 100 Kasus Sedekah, pembahasan ini pun sudah ga asing. Apalagi buat Saudara yang rajin mengikuti tayangan wisatahati sejak dari MNC dulu (Nikmatnya Sedekah), hingga sekarang ini, di ANTV. Insya Allah sudah ga asing lagi dah.

Hanya kali ini, saya buat seri kuliah sedekah untuk social media, baik lewat Twitter, BB, FB, dan media-media jejaring lainnya. Dan saya masukkan ke dalam kuliah inspirasi dan motivasi untuk beberapa seri ke depannya. Apa tujuannya dibuat seri ini? Saya berharap Saudara mau mengajarkan sedekah ini kepada yang lain. Saudara pahami, dan Saudara ajarkan kepada yang lain. Juga tentu saja, supaya semakin semangat berbagi, dan paham seluk beluk sedekah.

Ok, kita mulai dari pembahasan paling jadul, he he he.

Apa yang Saudara lihat dari matematika di bawah ini?

10-1     = 19

10-2     = 28

10-3     = 37

10-4     = 46

10-5     = 55

10-6     = 64

10-7     = 73

10-8     = 82

10-9     = 91

10-10   = 100

Bukannya 10 dikurang 2 itu 8?

Bukan. Lihat angka-angka di atas.

Berapa?

10 dikurang 1 itu 19, dan 10 dikurang 2 itu 28.

Koq?

Semakin dikurangi, semakin gede bilangan hasilnya ya?

Ya, sebab itu bukan matematika manusia. Itu Matematika Allah. Matematika Sedekah. Matematika pertambahan. Sedangkan kalau matematika manusia, matematikanya matematika pengurangan. Sehingga pertanyaannya ketika kita bersedekah mengeluarkan harta kita adalah: Tinggal berapa? Bukan jadi berapa. Dihitungnya sedekah sebagai pengeluaran. Bukan sebagai investasi.

Menurut matematika manusia, tinggal 9  jika kita memberi 1 dari 10 yang kita punya. Tapi kalau matematika sedekah, pertanyaannya adalah: Jadi berapa jika kita sedekah 1 dari 10 yang kita punya? Maka jawabannya: Jadi 19. Tidak ada itu pengurangan. Yang ada adalah penambahan, pelipatan.

Ya, saya sebut juga matematika pelipatan. Sebab Allah memang memberi penggantian lebih kepada mereka yang mau bersedekah. 2x lipat, 10x lipat, 700x lipat, hingga bilangan pelipat yang tak terbatas dari Allah.

Hitung-hitungan matematika di atas memakai bilangan pengembalian dari Allah 10x lipat (Baca Qs. 6: 160). Kalau pake bilangan pengali 700x lipat? Jumlahnya akan wow! Amazing! Luar biasa! 10-1 = 709! (Baca Qs. 2: 261).

Lihat tabel berikut ini:

10-1     = 709

10-2     = 1408

10-3     = 2107

10-4     = 2806

10-5     = 3505

10-6     = 4204

10-7     = 4903

10-8     = 5602

10-9     = 6301

10-10   = 7000

Lihat? Punya 10, disedekahkan 10-10 nya, malah jadi 7000! Pembahasan ini ketemu pembahasan menariknya saat membahas sedekkah dan rizki, sedekah dan gaji, sedekah dan usaha, sedekah dan bisnis.

Lihat cuplikan implementasi berikut ya:

Gaji`                  : Rp. 1.000.000,-

Sedekah            : Rp. 1.000.000,-

Hasil 10x lipat   : Rp. 10.000.000,-

Hasil 700x lipat : Rp. 700.000.000,-

Tidak salah jika para guru, para orang tua, mengajarkan sedekah. Supaya berlipat-lipat lagi rizki buat kita.

Itu belum bicara BONUS++ berupa ampunan Allah, kasih sayang Allah, ridho Allah, surganya Allah.

Belum.

Ini baru gigi 1. Begitu saya bilang kalo bicara tentang matematika ini. Baru bicara matematika sedekah.

Belum bicara juga konversian balasan sedekah berupa jawaban Allah bagi hajat dan masalah kita: Anak keturunan, jodoh, keluarga, pekerjaan, karir, keuangan, kesehatan dan soal-soal lain.

Kita pun belum bicara tentang sedekah dan doa, sedekah dan keikhlasan, sedekah dan kesabaran, sedekah dan baik sangka, sedekah dan tawakkal, sedekah dan istiqomah, sedekah dan ibadah, sedekah dan kesehatan, sedekah dan umur panjang, sedekah dan surga, sedekah dan neraka, sedekah dan cinta Allah, sedekah dan cinta Rasul. Belum. Baru bicara matematika dasar sedekah. Matematika dasar pun akan dibahas beberapa seri ke depan. Insya Allah.

Menarik sekali membahas mengapa sedekah koq ga dibalas? Boleh ga sedekah dengan mengharapkan sesuatu balasan? Boleh ga sedekah ke orang tua sendiri, atau ke keluarga sendiri? Boleh ga sedekah sementara kita punya hutang? Apakah sedekah bisa bener-bener mendatangkan jodoh, anak, pekerjaan, rumah, mobil? Kapan sedekah bisa cepet dibalas Allah? Kapan sedekah malah ditolak Allah? Bagaimana sedekah yang benar itu? Gimana pula memperbesar pahala sedekah? Bisa kah orang miskin bersedekah seperti orang kaya? Bisakah seorang yang tidak punya, membangun masjid? Membangun sekolah dan pesantren? Apa yang tidak bisa ditembus dengan sedekah?

Di buku saya atas izin Allah, Introduction to the miracle (miracle of giving), pertanyaan-pertanyaan ini saya jawab melalui KuliahOnline. Dan sekarang saya berbagi dengan Saudara melalui seri Kuliah Inspirasi dan Motivasi Wisatahati. Mudah-mudahan dapat izin dan ridha-Nya.

Oh ya, mulai seri ke-3 nanti, atau pembahasan matematika dasar sedekah 2 dst., seri ini saya tulis saban minggu malam saja ya. Saban minggu malam jam 20.00, insya Allah Saudara bisa mendownload tulisan ini atau sekedar berbagi dengan yang lain.

Sampe ketemu di pembahasan berikutnya.

Untuk yang mau ikut pembahasan bismillaah dan a’uudzu billaah, sampe ketemu di Pesantren Daarul Qur’an. infonya, silahkan baca ulang tulisan sebelumnya, yang judulnya: Ada yang ga suka sama saya. Ada di sana.

Makasih ya. 

Salam, Yusuf Mansur - www.wisatahati.com.

JANGAN LUPA TULIS KOMENTAR YAH Shob..
Teruskan membaca..