Monday, May 4, 2009
Modifikasi Honda Vario 2007
Modifikasi Honda Vario hingga punya tamilan baru yang keren tak cuma monopoli modifmania kota-kota besar. Di Madiun, Jatim, Donny Dwi Budianto dari 73 Motor, merombak Honda Vario 2007 miliknya hingga bisa ''berjoget'' alias bodinya naik-turun layaknya pada modif mobil.
Donny menerapkan konsep MEFRIK alias Modern, Estetika, Fungsional, Rasional, Inovasi, dan Kreasi pada skubek berlambang sayap mengepaknya.
Paling menonjol dan bisa dibilang terobosan modif 2009 yakni pemakaian suspensi udara (air-sus) yang membuat bodi bisa naik-turun seperti yang banyak diadopsi dalam modifikasi mobil di Tanah Air.
"Ini seperti tren big matic yang ada di Jepang," bilang Donny. Untuk bisa mengoperasikan air-sus, ia menggunakan kompresor bertekanan 550 psi. Untuk shockbreaker dipakai hidraulik berdiameter 4 cm yang biasa digunakan pada pintu mobil.
Karena funsgi shock hanya untuk naik-turun bodi, maka Donny menambah shock yang ditempatkan di bawah sadel menjorok ke depan dekat tameng.
Fungsinya, selain mengatur compress dan rebound, juga untuk menstabilkan bodi. Untuk mengoperasikan air-sus, menggunakan dua tombol yang diletakkan pada stabilizer tengah.
Terobosan lain dari Donny, perhatikan shock depannya. Ia berani mengadopsi monoshock. "Karya sendiri menggunakan pipa dan modelnya seperti di Vespa," paparnya. Supaya kelihatan custom, bagian itu dibungkus fiber dan diberi krom.
Tak cuma itu. Coba tengok lampu-lampunya. Depan pakai mika lampu Honda Airblade dan punya kelebihan, bagian dalam di-custom pakai model proyektor dari lampu mobil. Sementara itu, lampu senja sudah mengaplikasi LED.
Adapun yang belakang hasil kreasi 73 Motor. Bentuknya runcing mengikuti garis buritan dengan lampu serba-LED. Ada lampu sein dan juga rem. (sumber: kompas.com)
Teruskan membaca..
Donny menerapkan konsep MEFRIK alias Modern, Estetika, Fungsional, Rasional, Inovasi, dan Kreasi pada skubek berlambang sayap mengepaknya.
Paling menonjol dan bisa dibilang terobosan modif 2009 yakni pemakaian suspensi udara (air-sus) yang membuat bodi bisa naik-turun seperti yang banyak diadopsi dalam modifikasi mobil di Tanah Air."Ini seperti tren big matic yang ada di Jepang," bilang Donny. Untuk bisa mengoperasikan air-sus, ia menggunakan kompresor bertekanan 550 psi. Untuk shockbreaker dipakai hidraulik berdiameter 4 cm yang biasa digunakan pada pintu mobil.
Karena funsgi shock hanya untuk naik-turun bodi, maka Donny menambah shock yang ditempatkan di bawah sadel menjorok ke depan dekat tameng.
Fungsinya, selain mengatur compress dan rebound, juga untuk menstabilkan bodi. Untuk mengoperasikan air-sus, menggunakan dua tombol yang diletakkan pada stabilizer tengah.Terobosan lain dari Donny, perhatikan shock depannya. Ia berani mengadopsi monoshock. "Karya sendiri menggunakan pipa dan modelnya seperti di Vespa," paparnya. Supaya kelihatan custom, bagian itu dibungkus fiber dan diberi krom.
Tak cuma itu. Coba tengok lampu-lampunya. Depan pakai mika lampu Honda Airblade dan punya kelebihan, bagian dalam di-custom pakai model proyektor dari lampu mobil. Sementara itu, lampu senja sudah mengaplikasi LED.
Adapun yang belakang hasil kreasi 73 Motor. Bentuknya runcing mengikuti garis buritan dengan lampu serba-LED. Ada lampu sein dan juga rem. (sumber: kompas.com)
Labels:
Honda,
Honda Vario
Sunday, May 3, 2009
Hasil Balapan MotoGP Spanyol, Valentino Rossi Juara
Hasil balapan MotoGP di sirkuit Jerez Spanyol Minggu (3/5) WIB,
membawa angin segar bagi pendukung Valentino Rossi. Pasalnya, The Doctor mampu meraih juara, sekaligus mempecundangi andalan tuan rumah Dani Pedrosa. Rossi yang start di posisi keempat, sejak awal langsung ‘mengintimidasi’ Pedrosa. Dan, di lap 17 akhirnya Rossi berhasil menyalip Pedrosa dan terus di depan hingga finish. Ini merupakan kemenangan pertama Rossi di tiga seri yang telah digelar musim ini. Di dua seri sebelumnya yakni di Qatar dan Jepang, pembalap Fiat Yamaha itu hanya mampu jadi runner up.
Sementara itu Pedrosa harus puas di tempat kedua dan Casey Stoner di peringkat tiga. Hasil itu juga mengantar Rossi merebut posisi puncak dari Jorge Lorenzo dengan nilai 65. Lorenzo sendiri gagal menyelesaikan lomba akibat terjatuh dari motornya saat balapan menyisakan empat lap.

Teruskan membaca..
membawa angin segar bagi pendukung Valentino Rossi. Pasalnya, The Doctor mampu meraih juara, sekaligus mempecundangi andalan tuan rumah Dani Pedrosa. Rossi yang start di posisi keempat, sejak awal langsung ‘mengintimidasi’ Pedrosa. Dan, di lap 17 akhirnya Rossi berhasil menyalip Pedrosa dan terus di depan hingga finish. Ini merupakan kemenangan pertama Rossi di tiga seri yang telah digelar musim ini. Di dua seri sebelumnya yakni di Qatar dan Jepang, pembalap Fiat Yamaha itu hanya mampu jadi runner up.Sementara itu Pedrosa harus puas di tempat kedua dan Casey Stoner di peringkat tiga. Hasil itu juga mengantar Rossi merebut posisi puncak dari Jorge Lorenzo dengan nilai 65. Lorenzo sendiri gagal menyelesaikan lomba akibat terjatuh dari motornya saat balapan menyisakan empat lap.

Labels:
MotoGP
Monday, April 27, 2009
Motor Minerva, Spesifikasi dan Harga | Hari Ini Dilaunching di Jakarta
Motor Minerva hari ini
bakal diluncurkan. Rencananya, PT Minerva Motor Indonesia (MMI) Selaku distributor motor Minerva di Indonesia, akan melaunching 3 motor yang memiliki basis Megelli. Yakni jenis supermoto, sport dan naked bike. Bagaimana spesifikasi dan harga motor tersebut?
Ketiga model yang akan dibawa oleh MMI tersebut terbilang istimewa, sebab ketiganya akan mengusung desain eksotis khas Eropa hasil racikan produsen Inggris yaitu Meggeli.
Pada model supermoto, MMI menyuguhkan ketangguhan disain supermoto yang terlihat sangat maskulin. Sementara pada model sport full fairing, tampilan eksotis motor sport terasa begitu kentara. Sedangkan pada model naked bike, MMI seolah ingin memberikan sensasi tersendiri bagi para peminat otomotif di Indonesia.
Ketiga produk tersebut tidak hanya 'menang tampang'. Untuk mesin, Minerva menggandeng produsen Jerman, yakni Sachs. Sachs meracik mesin 250 cc untuk ketiga jenis motor Minerva.
Harganya? MMI hanya mengestimasi harga ketiganya di kisaran harga antara Rp 25-28 juta. Berminat? (sumber: detikcom)
Teruskan membaca..
bakal diluncurkan. Rencananya, PT Minerva Motor Indonesia (MMI) Selaku distributor motor Minerva di Indonesia, akan melaunching 3 motor yang memiliki basis Megelli. Yakni jenis supermoto, sport dan naked bike. Bagaimana spesifikasi dan harga motor tersebut?Ketiga model yang akan dibawa oleh MMI tersebut terbilang istimewa, sebab ketiganya akan mengusung desain eksotis khas Eropa hasil racikan produsen Inggris yaitu Meggeli.
Pada model supermoto, MMI menyuguhkan ketangguhan disain supermoto yang terlihat sangat maskulin. Sementara pada model sport full fairing, tampilan eksotis motor sport terasa begitu kentara. Sedangkan pada model naked bike, MMI seolah ingin memberikan sensasi tersendiri bagi para peminat otomotif di Indonesia.
Ketiga produk tersebut tidak hanya 'menang tampang'. Untuk mesin, Minerva menggandeng produsen Jerman, yakni Sachs. Sachs meracik mesin 250 cc untuk ketiga jenis motor Minerva.
Harganya? MMI hanya mengestimasi harga ketiganya di kisaran harga antara Rp 25-28 juta. Berminat? (sumber: detikcom)
Sunday, April 26, 2009
Hasil MotoGP Jepang | Lorenzo Juara, Valentino Rossi Runner Up
Tim Fiat-Yamaha
meraih hasil
gemilang pada balapan MotoGP di sirkuit Motegi Jepang, Minggu (26/4) siang WIB. Dua pembalapnya, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, meraih podium teratas. Lorenzo juara. Sedangkan Rossi harus puas menjadi runner up. "Saya tidak menyangka akan menang. Bahkan, saya tidak berani mengharapkan ini terjadi, apalagi di Qatar saya tertinggal jauh dari Stoner," ujar Lorenzo pada BBC seperti dilansir autosport.
Lomba kali ini berlangsung cukup seru. Saat start, Rossi yang ada di grid terdepan langsung melesat dan terus memimpin. Namun, di pertengahan race, Lorenzo berhasil menyalip Rossi.
Sementara, Casey Stoner membuat start buruk. Pembalap Ducati yang start di posisi dua itu langsung terlempar di belakang. Namun, perlahan ia merangsek dan mampu finish di urutan empat.
Hasil selengkapnya dan klasemen sementara:


Teruskan membaca..
meraih hasil
gemilang pada balapan MotoGP di sirkuit Motegi Jepang, Minggu (26/4) siang WIB. Dua pembalapnya, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, meraih podium teratas. Lorenzo juara. Sedangkan Rossi harus puas menjadi runner up. "Saya tidak menyangka akan menang. Bahkan, saya tidak berani mengharapkan ini terjadi, apalagi di Qatar saya tertinggal jauh dari Stoner," ujar Lorenzo pada BBC seperti dilansir autosport.Lomba kali ini berlangsung cukup seru. Saat start, Rossi yang ada di grid terdepan langsung melesat dan terus memimpin. Namun, di pertengahan race, Lorenzo berhasil menyalip Rossi.
Sementara, Casey Stoner membuat start buruk. Pembalap Ducati yang start di posisi dua itu langsung terlempar di belakang. Namun, perlahan ia merangsek dan mampu finish di urutan empat.
Hasil selengkapnya dan klasemen sementara:


Labels:
MotoGP
Wednesday, April 15, 2009
Modifikasi Honda Kharisma Jadi Streetfighter

Modifikasi motor tak mengenal tipe. Honda Karisma yang bentuk aslinya terkesan 'polos' juga bisa dimodif jadi model streetfighter yang galak. Seperti yang dilakukan Budi Udin Fakkar dari Jatayu Motor Sport (JMS) pada bebek ini. Ia menamakan hasil karyanya Shiva (baca: Siwa). Ia mengartikannya god of creation.
Di sini, ciri bebek streetfighter ditonjolkan Budi lewat kekuatan tulang yang kekar. Terutama di backbone yang menggunakan pipa tubular ala Ducati Monster, dipadu dengan lengan ayun (swing arm) tunggal dari Veltermoto (Italia). Untuk kaki-kaki, "Velg full set punya NSR 150 SP. Supaya senada, peranti kenyamanan alias shock juga pakai NSR," papar builder yang doyan fitness ini.
Sensasi garapan Budi tak cuma itu. Lirik hasil racikan bodywork motor ini. Mulai dari buritan, diambil dari model Yamaha R6 sesuai dengan dimensi Karisma. Termasuk lampu belakang, juga dari R6.
Unsur poser masih kentara di motor custom ini, terutama dalam mendesain tangki di bawah jok, yang dibikin lubang pemantau seperti akuarium. Kata Budi, ini agar bisa melihat isi tangki kotor atau tidak.
Paling unik, pijakan kaki belakang mengadopsi dari Kawasaki trail KX200 atau KX125. Kemudian, ada indikator penunjuk kecepatan, temperatur, waktu, dan stopwatch model digital dari motor Italia, Aprilia.
Memang, tidak salah kalau Budi menamakan Shiva untuk hasil tangan terampilnya ini. Fredy Wongkar, sebagai pemilik Honda Karisma, tidak keliru menjatuhkan pilihan pada JMS untuk merombak bebek warisan dari orangtuanya.
(sumber: kompas)
Tuesday, April 7, 2009
Vehicle Insurance
Vehicle insurance is very important today. Because, it can protects you against financial losses caused due to accidents. But, finding the best car insurance company is not an easy task to do. You must choose carefully. There are many insurance company today, but I think americancarquotes.com is the best site to manage your car insurance quotes. The site provide various information about car insurance that help you get the best one. Whatever your vehicle, you can get your quote in this site.
AmericanCarQuotes not only provide quotes and links to local insurance providers, but also give you many useful dan relevant information on topics, such as safety and liability. The site also provide information about insurance for students, collision insurance, and many more useful information.
So, visit AmericanCarQuotes right now.

Teruskan membaca..
AmericanCarQuotes not only provide quotes and links to local insurance providers, but also give you many useful dan relevant information on topics, such as safety and liability. The site also provide information about insurance for students, collision insurance, and many more useful information.
So, visit AmericanCarQuotes right now.
Labels:
Review
Sunday, April 5, 2009
Modifikasi Honda Vario | Berlengan Ayun ala Motor Batman
Karya baru modifikasi motor terus lahir. Tak terkecuali pada Honda Vario. Kagum pada motor Batman, Sudadi Reso, salah satu modifikator, mencoba mengaplikasikannya, meski tampilannya masih jauh dari orisinalnya. Untuk mewujudkan cita-citanya, Dedi—sapaan akrab Sudadi—pada bagian lengan ayun dibuat custom seperti kelelawar. "Lengan harus dibuat ulang karena posisi sumbu roda sudah bergeser ke belakang. Tadinya sempat menjajal 20 cm, tapi kepanjangan dan akhirnya pakai 15 cm aja," ungkap Dedi.
Dalam memundurkan sumbu roda, banyak hal yang harus diperhatikan.
Di antaranya lebar roda dan bentuk bodi. Seandainya bodi dimodif ekstrem lebih panjang lagi, katanya, takut enggak harmonis antara bodi dan roda.
Untuk bodi, Dedi hanya memasang di beberapa bagian saja sehingga keaslian skubek Honda masih kental. Kemudian, knalpot dipotong pada bagian leher sepanjang 30 cm agar menjadi lebih pendek dan rata. Di sini, ia memasang knalpot merek Password yang sudah dikrom dengan harga sekitar Rp 500.000.
Langkah cerdik Dedi tampak dalam mengombinasikan warna hitam dan krom. Enggak cuma knalpot, akhirnya semua komponen dilapisi krom. "Sekalian dari kaki-kaki hingga setang. Saya yakin lebih sip dipandangnya," papar Dedi.
Tampilan motor jadi gagah berkat pemakaian ban lebar plus pilihan jari-jarinya yang diambil dari Harley-Davidson (H-D). Bila jari-jari skubek atau bebek 3,1 mm, yang H-D itu 4 mm. (sumber: kompas)
Teruskan membaca..
Dalam memundurkan sumbu roda, banyak hal yang harus diperhatikan.
Di antaranya lebar roda dan bentuk bodi. Seandainya bodi dimodif ekstrem lebih panjang lagi, katanya, takut enggak harmonis antara bodi dan roda.Untuk bodi, Dedi hanya memasang di beberapa bagian saja sehingga keaslian skubek Honda masih kental. Kemudian, knalpot dipotong pada bagian leher sepanjang 30 cm agar menjadi lebih pendek dan rata. Di sini, ia memasang knalpot merek Password yang sudah dikrom dengan harga sekitar Rp 500.000.
Langkah cerdik Dedi tampak dalam mengombinasikan warna hitam dan krom. Enggak cuma knalpot, akhirnya semua komponen dilapisi krom. "Sekalian dari kaki-kaki hingga setang. Saya yakin lebih sip dipandangnya," papar Dedi.
Tampilan motor jadi gagah berkat pemakaian ban lebar plus pilihan jari-jarinya yang diambil dari Harley-Davidson (H-D). Bila jari-jari skubek atau bebek 3,1 mm, yang H-D itu 4 mm. (sumber: kompas)
Labels:
Honda,
Honda Vario
Subscribe to:
Posts (Atom)